Secure Email Services

Dengan menerapkan pengertian activity based costing pada sistem informasi akuntansi maka perusahaan memiliki peluang untuk dapat memahami biaya dalam perusahaan secara lebih detail. Dengan memahami lebih detil informasi biaya atau cost perusahaan maka perusahaan dapat menganalisa suatu biaya dan dapat membuat langkah-langkah untuk lebih dapat menekan biaya.

Sebagai contoh mengenai penerapan suatu perangkat baru dalam proses produksi perusahaan. Jika perusahaan hanya memberikan satu biaya saja misalnya Pembelian dan penerapan mesin baru maka perusahaan akan kesulitan untuk membuat penganalisaan lebih lanjut. Kesulitannya tentu karena penidentifikasikan biaya ini terlalu global. Terus bagaimana untuk membuat lebih detil ?

Untuk membuat lebih detail maka kita dapat memecah biaya pada masing-masing aktivitas misalnya

  1. Biaya mencari vendor
  2. Biaya lelang vendor
  3. Biaya membeli barang
  4. Biaya training
  5. Biaya akomodasi trainer

Dengan membuat biaya ke detil-detil aktifitas ini maka akan lebih mudah membuat langkah-langkah apa saja yang dapat dihemat tanpa mengurangi manfaat dari proses pengadaan ini. Sistem informasi akuntansi dapat dirancang untuk membuat pengeluaran dapat didetilkan pada aktifitas-aktifitas yang diperlukan untuk keperluan analisa biaya baik saat ini maupun masa-masa mendatang.

Dengan menerapkan activity based costing pada berbagai hal dalam perusahaan maka perusahaan memiliki peluang melakukan manajemen biaya lebih baik. Dengan memiliki manajemen biaya yang lebih baik maka perusahaan dapat mengurangi biaya. Dengan kemampuan mengurangi biaya maka perusahaan dapat menerapkan harga yang lebih baik sehingga makin kuat berkompetisi dalam persaingan pasar.

Kunjungi www.ultima-erp.id untuk menambah wawasan anda.

Activity based costing untuk membuat aktifitas lebih rinci
× Ada yang dapat saya bantu ?