Secure Email Services

Pengusaha berbeda dengan karyawan. Pada umumnya karyawan bekerja dengan baik seperti biasanya dan mengharapkan gaji setiap bulannya. Karyawan biasanya tidak memikirkan mengenai apakah perusahaan sudah tepat dalam meluncurkan produk baru, apakah perusahaan sudah tepat melakukan perluasan usaha dan sebagainya. Jadi secara umum karyawan tidak pernah memikirkan tentang pengambilan resiko dalam melangkah maju.

Berbeda halnya dengan pengusaha. Pengusaha yang peka terhadap suatu peluang biasanya akan membuat analisa mau mengambil kesempatan atau tidak. Jika tidak diambil maka peluang akan diambil orang lain, jika diambil maka ada kemungkinan gagal mengambil peluang dan menderita kerugian. Di sinilah pengusaha perlu melakukan manajemen resiko.

ERM merupakan kependekan dari Enterprise Risk Management. Dari frase yang digunakan kita dapat memahami bahwai Enterprise Risk Management berarti manajemen risiko pada tingkat perusahaan yang meliputi

  1. Identifikasi resiko dan kesempatan
  2. Mengitung impak yang mungkin terjadi
  3. Menentukan respon yang akan diberikan
  4. Melakukan proses pemantauan mengenai respon yang telah diberikan

Manajemen perlu memahami sampai berapa besar peluang dan resiko yang mau dihadapi oleh pemangku kepentingan yang biasanya terdiri dari pemilik perusahaan, karyawan,  regulator, pemerintah dan pelanggan-pelanggannya. Titik penting dari Enterprise Risk Management atau ERM bukan pada pembuatan birokrasi, tetapi menyediakan komunikasi yang baik dalam menghadai resiko yang besar.

Beberapa respon yang bisa diberikan perusahaan dalam menghadapi resiko adalah

  1. Menghindar dari resiko
  2. Mengurangi resiko
  3. Mempertimbangkan beberapa alternatif jalan keluar dan memilih salah satunya
  4. Membagi resiko
  5. Menerima resiko

Informasi lebih lanjut silahkan mengunjungi https://en.wikipedia.org/wiki/Enterprise_risk_management .

Kunjungi www.ultima-erp.id untuk menambah wawasan anda.

Pengertian ERM (Enterprise Risk Management)
× Ada yang dapat saya bantu ?