Secure Email Services

Setelah kita menyusun REA (Resources Events Agents) pada level enterprise atau level perusahaan maka kita akan menggunakan REA enterprise ini dalam penyusunan tabel-tabel dalam relational database management system atau biasa disingkat RDBMS. Dengan adanya enterprise REA ini akan memberikan arah bagi sistem analis untuk merancang tabel-tabel database secara akurat.

Langkah-langkah implementasi diagram REA ke dalam tabel-tabel database adalah

  1. Membuat tabel pada setiap entity dan membuat tabel pada setiap relasi many-to-many
    Di sini kita akan menyusun tabel-tabel master untuk resources dan agent seperti tabel barang, tabel karyawan, tabel pelanggan, tabel supplier, tabel gudang dan sebagainya. Kita juga akan membuat tabel master untuk event seperti sales_order, sales_delivery, sales_invoice, sales_payment dan sebagainya.
    Kita meneruskan dengan pembuatan tabel-tabel yang menjadi penghubung relasi many-to-many relation seperti sales_item, sales_delivery_item,  sales_invoice_item, sales_payment_item dan lain sebagainya.
  2. Menyusun field-field pada setiap tabel
    Langkah berikutnya adalah menyusun field-field yang diperlukan pada setiap tabel tersebut. Field-field ini merupakan tempat menaruh informasi-informasi yang diperlukan pada tabel master mapun tabel-tabel yang digunakan dalam melakukan transaksi. Pada setiap tabel ada primary_key yang merupakan identitas dari setiap baris yang ada di dalam tabel.
  3. Implementasi foreign key pada relasi one-to-one dan one-to-many
    Kita kemudian akan menghubungkan tabel-tabel tersebut yang memiliki relasi one-to-one dan relasi one-to-many. Suatu tabel akan dihubungkan dengan tabel lain. Suatu field yang bukan primary key dalam suatu tabel yang digunakan sebagai penunjuk ke tabel lain akan digunakan sebagai foreign key

Secara umum sistem analis biasanya akan melakukan wawancara kepada user mengenai field-field yang diperlukan. Tetapi kendalanya adalah hanya user-user yang menguasai bidangnya saja yang bisa mengetahui secara menyeluruh mengenai proses bisnis perusahaan. Pengalaman di lapangan akan ada iterasi terus-menerus antara developer dengan client dalam proses pengembangan aplikasi.

Pendekatan yang lebih baik adalah software developer belajar baik-baik proses bisnis dari aplikasi yang akan dikembangkan. Setelah menguasai barulah menjual ke perusahaan-perusahaan di mana memerlukan proses bisnis. Dengan cara ini maka software developer dapat membimbing clientnya supaya tepat dalam menjalan proses bisnisnya.

Kunjungi www.ultima-erp.id untuk menambah wawasan anda.

Implementasi REA ke RDBMS
× Ada yang dapat saya bantu ?