Secure Email Services

Seperti judul di atas, VPN merupakan kependekan dari Virtual Private Network. Dari kepanjangannya kita dapat memahami ada suatu jaringan virtual di mana seolah-olah kita berada di dalam jaringan kantor kita meskipun secara fisik kita berada di luar jaringan tersebut.

Kita memahami bahwa jaringan internal perusahaan pasti dilindungi dari akses dari luar melalui internet. Dengan fitur VPN ini kita yang berada di luar perusahaan dapat masuk ke jaringan internal perusahaan melalui aplikasi VPN. Dengan aplikasi VPN ini akan ada thunnel atau semacam terowongan virtual yang memungkinkan kita seolah-olah berada dalam lingkungan jaringan dalam perusahaan.

Tentu saja pengguna VPN ini harus memasukkan username dan password sebagai bagian dari otentikasinya. Kita juga dapat menggunakan teknologi VPN untuk melindungi server kita yang di cloud. Dengan cara ini maka aplikasi Sistem Informasi Akuntansi kita makin terlindungi karena ada lapisan tambahan perlindungan yaitu VPN.

Untuk implementasi yang praktis dan murah kita dapat menggunakan Mikrotik, mempelajari VPN yang disediakan misalnya PPTP dan OpenVPN. Mikrotik ini merupakan perangkat jaringan yang cukup murah, dengan harga 1 jutaan saja kita dapat membuat jaringan VPN. Di sini harga perangkat kerasnya murah, hanya saja butuh pengetahuan jaringan TCP/IP untuk merealisasikannya. Kita dapat membayar jasa profesional untuk memasang peralatan Mikrotik kita.

Teknologi VPN yang dipilih sebaiknya yang mendukung encryption supaya tidak bisa diintip orang. Jika teknologi VPN tidak menerapkan encryption takutnya ada orang yang mengintip informasi di dalamnya sehingga VPN tidak menjadi aman. Oleh sebab itu silahkan memilih VPN yang mendukung encryption yang kuat.

Informasi lebih lanjut silahkan mengunjungi https://en.wikipedia.org/wiki/Virtual_private_network .

Kunjungi www.ultima-erp.id untuk menambah wawasan anda.

Pengertian VPN (Virtual Private Network)
× Ada yang dapat saya bantu ?